Home Dunia Islam Wisata Religi Warga Ngelimut Gonoharjo ke Makam Waliyullah Hasan Munadi

Wisata Religi Warga Ngelimut Gonoharjo ke Makam Waliyullah Hasan Munadi

SHARE
Wisata Religi Warga Ngelimut Gonoharjo ke Makam Waliyullah Hasan Munadi

Keterangan Gambar : Keadaan di Masjid Subulussalam, Desa Nyatnyono

mediaMERAHPUTIH.com - Semarang, Terletak di Desa Nyatnyono, Kabupaten Semarang, makam keluarga besar Bambang Kartonadi (Syekh Hasan Munadi) yang diyakini masyarakat sebagai wali, penyiar agama Islam.

Salah satu bangunan peninggalan dari Hasan Munadi adalah Masjid Subulussalam Nyatnyono. Masjid yang dikenal dengan nama Masjid Karomah Hasan Munadi tersebut bahkan dipercaya lebih tua daripada Masjid Agung Demak.

Selain itu Syekh Hasan juga mempunyai keterikatan dengan legenda terjadinya Desa Nyatnyono dan Air yang muncul di Sendang Nyatnyono disekitar Makam dipercaya orang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan dikenal dengan Sendang Kalimah Toyyibah.

Team Merah Putih.Com, Bersama Warga Ngelimut Gonoharjo Limbangan Kendal, yang di pimpin oleh Ustad Rokhim pada malam ke 23 Ramadhan kali ini berkesempatan mengunjungi lokasi pemandian yang dikeramatakan warga tersebut.

Gambar Tampak Depan dari Pemandian Sendang Kalimah Toyyibah di Desa Nyatnyono

"Pemandian dari mata air lereng gunung ungaran konon bisa untuk menyembuhkan segala bentuk gangguan yg bersifat astral,” ujar Adi Putra, salah satu warga yang sedang berkunjung.

Asal muasal munculnya sendang Kalimah Toyyibah tidak bisa lepas dari Sejarah penyebaran Islam di desa Nyatnyono Ungaran Barat Kabupaten Semarang.
Pegunungan Suralaya, kompleks Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang itu pernah ditinggali masyarakat yang masih gelap keimanannya.

Mereka dipimpin orang-orang dengan kesaktian tinggi yang menyandarkan kekuatan gaibnya pada zat selain Allah SWT.

Terpanggil atas kondisi tersebut, beliau (Syekh Hasan Munadi) kemudian datang jauh-jauh dari Demak memberi pencerahan kepada masyarakat setempat,” tutur Abdul Mujib (54), juru rawat makam Syekh Hasan Munadi di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat.

Syekh Hasan Munadi diyakini lahir pada kisaran tahun 1460 Masehi dengan nama lahir Raden Bambang Kartonadi. Diyakini pula waliyullah ini berdarah biru keturunan Majapahit terakhir Brawijaya V. Karena itu Syekh Hasan Munadi masih ada pertalian darah dengan penguasa Kerajaan Demak, Raden Fatah, yakni satu ayah lain ibu.

Karena hubungan pertalian darah ini, Syekh Hasan Munadi menjadi salah satu panglima andalan yang menjabat sebagai Tumenggung dan kerap membantu adik tirinya dalam memerangi kejahatan atau keangkuhan yang akan menggoyahkan Kerajaan Demak.

by GENTA

mediaMERAHPUTIH.tv