Home MediaDuniaKerja Pengakuan Gilang Dirga ketika Tak Lolos Akmil: Menyendiri di Kamar Sampai Empat Bulan

Pengakuan Gilang Dirga ketika Tak Lolos Akmil: Menyendiri di Kamar Sampai Empat Bulan

SHARE
Pengakuan Gilang Dirga ketika Tak Lolos Akmil: Menyendiri di Kamar Sampai Empat Bulan

MediaMERAHPUTIH.com - Jakarta, Gilang Dirga  Terkesima mengetahui pamannya menjadi anggota TNI Angkatan Udara membuat Gilang Dirga cilik memilih masuk ke Akademi Militer sebagai cita-citanya sejak SD.

Terlebih ketika Gilang duduk di bangku SMP dan mengetahui anak dari pamannya tersebut diterima di Angkatan Udara membuat keinginannya menjadi TNI memuncak.

Namun siapa sangka Gilang harus mengurung diri selama empat bulan setelah merasakan pahitnya mendapat pemberitahuan tak lolosnya dia di TNI.

Gilang membagikan kisah tersebut ketika mengunjungi Armand Maulana dalam pembuatan konten YouTube-nya.

"Tiap kali pulang lebaran, itukan dia (anak pamannya) pakai baju pesiar tuh, baju pesiar kan keren banget, badannya ketat-ketat gitu, dan semua orang kayak 'ih gagah banget ya', pada memuja-muja," ujar Gilang seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (18/04/2021).

Gilang kemudian mendaftar ke Akademi Militer dan mengesampingkan kuliah yang telah mencapai semester dua.

Ikut tes di Danrem 041 Gemas, Bengkulu, Gilang banyak mendapat ucapan semangat dari para tentara di sana.

"Tentara-tentara sudah pada tepuk bahu gue, 'wah, calon komandan kita nih', 'wah, Kopassus nih', gue makin pede, yakin," ujar Gilang Dirga.

Pemilik nama Gilang Dirgahari itu harus menelan kecewa setelah dirinya tak lolos tes kesehatan karena memiliki gejala amandel.

Banyak merenung mengetahui dirinya tak diterima membuatnya harus menyendiri di dalam kamar dengan waktu yang lama. 

"Itu ada kali gue, tiga sampai empat bulan, di rumah, kayak orang gila di kamar aja. Nyokap gue suka, 'Lang, makan, Lang', 'iya, iya'. Kayak di film-film," ungkap Gilang.

Dulu semangat dalam diri Gilang bergejolak ketika mengetahui ada tentara lari di depan rumah, tetapi setelah tak lolos, Gilang justru tak ingin melihat dan masuk ke rumah.

Kini Gilang Dirga telah lapang dada mengetahui nasibnya tersebut dan mengakui tiap orang punya jalan masing-masing.