Home LokerNasional Dukcapil Kemendagri Beri Penjelasan. Benarkah Fotokopi KTP per 1 Januari 2024 Tidak Berlaku Lagi?

Dukcapil Kemendagri Beri Penjelasan. Benarkah Fotokopi KTP per 1 Januari 2024 Tidak Berlaku Lagi?

SHARE
Dukcapil Kemendagri Beri Penjelasan. Benarkah Fotokopi KTP per 1 Januari 2024 Tidak Berlaku Lagi?

Keterangan Gambar : Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi buka suara soal fotokopi KTP yang disebut tidak berlaku per tahun 2024.

mediaMERAHPUTIH.com Jakarta, Kabar, per 1 Januari 2024 fotokopi KTP tidak berlaku lagi?.Lantas benarkah?

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi buka suara soal fotokopi KTP yang disebut tidak berlaku per tahun depan.

Menurut dia, informasi yang beredar di media sosial itu tidak tepat.

"Tidak betul bahwa fotokopi e-KTP tidak akan digunakan per 1 Januari 2024," kata dia kepada Awak Media, Rabu (20/12/2023).

Kendati demikian, Dukcapil Kemendagri memang mengimbau kepada para lembaga untuk tidak menggunakan fotokopi e-KTP dalam pengurusan surat-surat.

"Sebenarnya sudah cukup lama kita melakukan imbauan kepada para lembaga pengguna, mengingat e-KTP itu adalah elektronik KTP yang sudah ada chip-nya, harusnya setiap lembaga pengguna memiliki card reader untuk bisa membaca e-KTP. (Sehingga) tidak perlu lagi ada fotokopi e-KTP," jelas dia.

Para lembaga pengguna bisa bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil untuk mendapatkan card reader.
Sejauh ini, Teguh mengatakan, sudah cukup banyak lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil untuk memperoleh card reader.

IKD belum gantikan fotokopi e-KTP
Terkait kabar bahwa IKD akan menggantikan fotokopi e-KTP dalam pengurusan berkas-berkas negara, Teguh dengan tegas tidak membenarkan informasi tersebut.

"Untuk saat ini (IKD) belum seketika menggantikan peran e-KTP," kata dia.
Menurut Teguh, pihaknya masih melakukan "jemput bola" agar seluruh masyarakat di Indonesia dapat melakukan aktivasi IKD.

Untuk saat ini, penerapan IKD tidak serta merta membuat e-KTP tidak berlaku karena beberapa alasan.
Seperti penduduk yang tidak semuanya memiliki smartphone, tidak terbiasa menggunakan smartphone, kondisi jaringan internet yang belum merata di seluruh Indonesia, serta kondisi geografis, adat, dan budaya masyarakat Indonesia yang sangat beragam.

Namun, besar harapan Teguh agar ke depannya IKD dapat menggantikan peran e-KTP.
"Tentunya kita berharap betul dengan adanya IKD, nanti akan ada sekian banyak KTP-el yang tergantikan sehingga kebutuhan blanko KTP-el akan semakin berkurang di sisi lain," jelasnya.

Cara aktivasi e-KTP ke IKD
Masyarakat yang ingin melakukan aktivasi IKD harus menyiapkan beberapa syarat berikut ini:
- Sudah melakukan perekaman e-KTP
- Memiliki e-mail aktif
- Memiliki smartphone berbasis Android atau IOS.

Jika syarat sudah dipenuhi, Anda bisa melakukan aktivasi IKD.
- Unduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital di Play Store untuk Android atau App Store untuk iOS
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email yang aktif, dan nomor ponsel
- Klik "Setuju" terhadap syarat dan ketentuan aplikasi IKD
- Lakukan verifikasi wajah
- Scan QR Code ke Disdukcapil
- Cek email dari SAK Terpusat Identitas Digital dan klik tombol "Aktivasi"
- Masukkan kode aktivasi yang diterima di email dan captcha. Lalu klik "Aktifkan"
- Buka kembali aplikasi Identitas Kependudukan Digital, lalu masukkan PIN sesuai kode aktivasi yang diterima di e-mail.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews mediaMERAHPUTIH.com